Ekonomi Daerah

Laman

Jumat, 23 Desember 2016

Harga minyak naik dalam perdagangan tipis jelang Natal

Harga minyak naik dalam perdagangan tipis jelang Natal

Harga minyak dunia berakhir sedikit lebih tinggi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), di tengah perdagangan tipis menjelang liburan Natal 2016. Harga minyak dunia bertahan di sekitar tingkat tertinggi sejak pertengahan 2015, ...



Potensi devisa gambut Indonesia capai Rp214 triliun

Potensi devisa gambut Indonesia capai Rp214 triliun

Potensi devisa negara dari lahan gambut Indonesia diperkirakan mencapai 8 hingga 16 miliar dolar Amerika Serikat (AS) per tahun atau mencapai Rp214 triliun, dengan asumsi harga sebesar 10 dolar AS per ton karbon, kata ...



Jumlah Penumpang Pesawat Di Gorontalo Meningkat

Jumlah Penumpang Pesawat Di Gorontalo Meningkat

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Eko Marsoro mengatakan jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Jalaludin mengalami peningkatan sebesar 0,28 persen, dari 24.276 orang pada September 2016 menjadi 24.345 orang pada Oktober ...



Presiden ingin Jakarta jadi pusat keuangan syariah internasional

Jakarta (ANTARA GORONTALO) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar Jakarta menjadi pusat keuangan syariah dunia didukung dengan posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.

"Saya pernah sampaikan ke Ketua Dewan Komisioner OJK, sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia wajar jika Jakarta kita jadikan sebagai pusat keuangan syariah internasional," kata Jokowi dalam silaturahim dengan pemangku keuangan syariah terkait sewindu penerbitan Sukuk Negara di Istana Negara Jakarta, Jumat.

Ia menyebutkan dirinya mendengar upaya menjadikan Jakarta sebagai pusat keuangan syariah dunia sedang digodok OJK.

"Kita memiliki potensi dan kekuatan, kenapa tidak kita manfaatkan, bukan hanya keuangan syariah seperti bank, asuransi, saya kira juga banyak hal yang bisa dikembangkan termasuk wisata syariah, restoran halal dan lainnya," tuturnya.

Ia menyebutkan potensi pasar Indonesia besar sehingga Indonesia harus fokus. "Ini akan jadi triger pertumbuhan ekonomi di negara kita dan hilangkan isu yang sering berkembang seperti adanya tenaga kerja dari Tiongkok yang mencapai 10 juta hingga 20 juta, padahal dari catatan hanya 21.000 orang," ujarnya.

Terkait penerbitan Sukuk Negara untuk APBN, Presiden mengatakan hakikat pengunaan APBN adalah untuk kesejahteraan rakyat, artinya untuk memberantas kemiskinan, menekan angka pengangguran dan kesenjangan sosial.

"Karena itu pemerintah menggunakan berbagai cara untuk menguatkan APBN baik memperkuat basis perpajakan seperti dari amnesti pajak dan penguatan SBSN atau Sukuk Negara," katanya.

Presiden menyatakan bangsa Indonesia patut berbangga sebagai negara penerbit Sukuk Negara terbesar dalam bentuk dolar AS.

Hingga 30 November 2016, penerbitan SBSN di pasar internasional capai 10,15 miliar dolar AS dengan "outstanding" 9,5 miliar dolar AS.

"Artinya kita punya potensi besar dan itu berperan penting dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia," tegasnya.

Indonesia juga memiliki beragam Sukuk sehingga banyak alternatif. untuk berinvestasi. "Yang ingi, beli sukuk silahkan, yang ingin beli konvesnioanl silakan, inilah kebhinekaan keuangan di Indonesia," katanya.

Ia menyebutkan berdasar data, jumlah individu individu Sukuk negara saat ini mencapai 48.444 orang. "Angka ini bagus sekali karena kita ingin mengembangkan ekonomi syariah di negara kita yang saat ini persentasi kecil yaitu masih lima persen, padahal Malaysia di atas 30 persen. Dalam jumlah pun kita kalah dengan Inggris, Korsel," tambahnya.

Presiden menyebutkan keberhasilan penerbitan Sukuk Negara bukan hanya pada dana yang berhasil dihimpun tapi pemanfaatannya bagi rakyat.

Ia menyebutkan pada 2015 dan 2016 sebanyak Rp20,8 triliun dari Sukuk Negara sudah digunakan untuk pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat sepeti pembanguna jalur kereta api, jembatan jalan dan lainnya.

"Kemudian juga sarana pendidikan tinggi dan rehabilitasi berbagai gedung termasuk gedung manasik haji," kata Presiden Jokowi.

Editor: Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Presiden ingin Jakarta jadi pusat keuangan syariah internasional

Presiden ingin Jakarta jadi pusat keuangan syariah internasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar Jakarta menjadi pusat keuangan syariah dunia didukung dengan posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. "Saya pernah sampaikan ke ...



Kamis, 22 Desember 2016

IHSG dibuka turun 6,58 poin

Jakarta (ANTARA GORONTALO) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, dibuka turun sebesar 6,58 poin menyusul kekhawatiran pelaku pasar terhadap ketidakpastian global.

IHSG BEI dibuka melemah 6,58 poin atau 0,13 persen menjadi 5.036,28. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 1,66 poin (0,20 persen) menjadi 831,76.

"Sentimen dari dalam negeri yang terbilang positif setelah Fitch Ratings menaikan peringkat Indonesia belum mampu menopang IHSG untuk bergerak ke area positif," kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, hal itu dikarenakan investor cenderung lebih tertuju untuk menyelamatkan portofolionya dari ketidakpastian global yang masih akan muncul ke depannya.

"Kondisi perekonomian global, terutama dari AS yang penuh ketidakpastian membuat pelaku pasar menjadi pesimis. Kebijakan Trump yang egosentris dinilai akan mengakibatkan overheating sehingga suku bunga bank sentral AS akan naik, hal itu berdampak pada penarikan likuiditas dari negara berkembang," katanya.

Ia menambahkan bahwa saat ini juga cukup sulit memberikan kepercayaan kepada pasar, di tengah pernyataan pemerintah Indonesia dan kalangan ekonomi yang menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia dinilai tidak terlalu berdampak atas kebijakan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menambahkan bahwa ekuitas global terlihat cooling down setelah harga minyak mentah yang diperdagangkan di bawah level 53 dolar AS per barel.

Secara teknikal, ia mengatakan bahwa meskipun indikator stochastic memasuki area jenuh jual namun belum ada sinyal pembalikan arah sehingga diperkirakan IHSG bergerak di kisaran level 5.000-5.110 poin dengan kecenderungan tertekan di akhir pekan ini (23/12).

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 117,72 poin (0,54 persen) ke level 21.518,48, indeks Nikkei turun 16,82 poin (0,09 persen) ke level 19.427,67, dan Straits Times melemah 9,04 poin (0,31 persen) posisi 2.873,04.

Editor: Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Rupiah Jumat pagi melemah 23 poin

Jakarta (ANTARA GORONTALO) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah sebesar 23 poin menjadi Rp13.460, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.437 per dolar AS.

"Dolar AS menguat merespon angka revisi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat yang naik melebihi ekspektasi pasar. Penguatan dolar AS, juga diikuti oleh kenaikan imbal hasil US Treasury," kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Jumat.

Ia mengemukakan bahwa PDB AS meningkat pada tingkat tahunan menjadi sebesar 3,5 persen pada kuartal ketiga tahun ini, tingkat pertumbuhan itu direvisi naik dari estimasi 3,2 persen.

Sementara itu, lanjut dia, kenaikan prospek peringkat oleh Fitch Ratings hanya memberikan sentimen positif ke pasar surat utang negara (SUN) yang mana imbal hasil tenor 10 tahun kembali turun.

"Namun, aliran dana asing yang masih konsisten masuk ke instrumen SUN turut mencegah pelemahan rupiah terhadap dolar AS lebih dalam," katanya.

Secara umum, lanjut dia, harga komoditas yang relatif bertahan di level tinggi juga masih mempertahankan kepercayaan investor terhadap prospek likuiditas dolar AS di Indonesia.

Menurut dia, keputusan pemerintah yang merelaksasi ekspor mineral juga turut menjaga likuiditas kurs asing di dalam negeri, kondisi itu membuat ekspektasi terhadap perbaikan surplus perdagangan tetapi juga prospek pertumbuhan ekonomi pada 2017.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa diharapkan pelemahan rupiah dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk mengakumulasi mengingat fundamental ekonomi Indonesia masih positif.

"Penguatan secara teknikal kemungkinan dapat diharapkan untuk rupiah bergerak menguat meski terbatas," katanya.

Editor: Hence Paat

COPYRIGHT © ANTARA 2016